A S T A C O D E

Loading

Teknologi

Arsitektur Multi-Tenant SaaS: Strategi Isolasi Data dan Skalabilitas

Admin

Author

Aug 07, 2026

Published

1

Views

Arsitektur Multi-Tenant SaaS: Strategi Isolasi Data dan Skalabilitas

Apa Itu Multi-Tenancy?

Multi-tenancy adalah arsitektur di mana satu instance aplikasi melayani banyak pelanggan (tenant) yang datanya terisolasi satu sama lain. Ini berbeda dari multi-instance di mana setiap pelanggan mendapat deployment terpisah.

Tiga Model Multi-Tenancy

  • Shared Database, Shared Schema – semua tenant di tabel yang sama, dibedakan kolom tenant_id. Paling hemat biaya, risiko data leak tertinggi.
  • Shared Database, Separate Schema – satu database, tiap tenant punya schema sendiri. Balance antara isolasi dan biaya.
  • Separate Database per Tenant – isolasi penuh, biaya paling tinggi, scaling paling kompleks.

Row-Level Security di PostgreSQL

Untuk model shared schema, PostgreSQL Row-Level Security (RLS) memastikan query hanya mengakses data tenant yang benar secara otomatis di level database, bukan hanya aplikasi. Ini lapisan keamanan kritis yang sering terlewat.

Tenant Routing

Routing tenant bisa berbasis subdomain (tenant.app.com), path (/tenant/dashboard), atau header. Middleware mengidentifikasi tenant dari request dan meng-inject context ke seluruh request lifecycle.

Onboarding Otomatis

Pipeline onboarding tenant baru harus otomatis: provisioning schema/database, seed data default, konfigurasi billing, dan welcome email. Target kurang dari 30 detik dari signup ke siap pakai.

Kesimpulan

Pilih model multi-tenancy berdasarkan kebutuhan isolasi klien, compliance requirements, dan proyeksi pertumbuhan. Migrasi antar model sangat mahal, jadi putuskan dengan matang di awal.

Looking for a professional partner?

Let's discuss how we can help your business grow with our technology solutions.

Chat with us